Tips Kerja #1: Play by Their Rules (Dress For Succes)

Sebisa mungkin sejak awal kita mengurangi idealisme saat kuliah dan mulai bersikap realistis ketika mulai mencari kerja. Salah satunya adalah idealisme berpakaian. Kebiasaan berpakaian (idealis) sejak kuliah biasanya terbawa saat masuk ke dalam dunia kerja. Jeans atau converse saat memenuhi panggilan wawancara adalah contoh kasus terburuknya (kecuali kau sedang melamar di MTV/perusahaan yang bergerak di bidang Seni).

Namun ada beberapa kebiasaan sepele pula (tapi bisa berakibat fatal) yang masih sering kali kita lakukan tanpa disadari. Memiliki potongan rambut yang terlalu mohawk untuk cowok atau memakai  jeans hitam yang dipikir kelihatan seperti celana kain dan sepatu balet yang lebih cocok dipakai ke mall bagi cewek adalah diantaranya.

Walaupun sulit dan sakit hati untuk mengakuinya, tetapi penampilan adalah segalanya di dunia ini. Menurut penelitian dan pengalaman, User/Employer akan memutuskan secara tidak langsung dalam waktu 3 detik pertama saat wawancara, apakah kita akan diterima atau tidak, berdasarkan penampilan kita. Kecenderungan perusahaan adalah mencari calon karyawan yang telah dewasa, sedikit yang mau menerima karyawan dengan aksesoris kuliahan. Tidak peduli betapun hebatnya isi CV atau betapapun pintarnya kita bekerja atau betapa kita adalah orang yang baik, seringkali cara kita berpakaian, memegang peranan yang lebih penting. Berpenampilan konservatif dan businessman-like (yup, termasuk berpenampilan agak culun) selalu strategi yang aman untuk sukses melalui wawancara kerja.

Jadi sarannya, bagi pencari kerja dg minim pengalaman atau berjiwa muda dalam berpenampilan, untuk hal yang satu ini, sebaiknya kita mengesampingkan dulu ego/idealisme kita tentang penampilan yang keren menurut kita. Telan idealisme kita untuk sesaat dan ikuti peraturan kerja mereka (untuk sesaat), kalau ingin diterima. If u wanna win, play by their rules, not Urs.

Sebagaimana kata pepatah tua, dimana kaki berpijak, disitu langit dijunjung.

Advertisements